cool hit counter

PDM Kota Cirebon - Persyarikatan Muhammadiyah

 PDM Kota Cirebon
.: Home > Berita > Pelantikan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Cirebon dihadiri oleh Prof. Dr. H. Amien Rais

Homepage

Pelantikan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Cirebon dihadiri oleh Prof. Dr. H. Amien Rais

Rabu, 01-06-2016
Dibaca: 885

CIREBON (Sang Surya) – Pelantikan dan Rapat Kerja Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Cirebon periode 2015-2020 berlangsung khidmat. Acara yang diselenggarakan di Akademi Kebidanan (Akbid) Muhammadiyah, Kalitanjung, Kota Cirebon, Minggu (10/04), tersebut dihadiri sesepuh Muhammadiyah Prof. Dr. H. Amien Rais, MA, dan Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhamadiyah (PWM) Jawa Barat H. Rizal Fadhillah, SH.

Hadir pula sejumlah undangan, antara lain Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN) H. Eddy Suparno, Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat dari Keraton Kasepuhan, Sultan Saladin dari Keraton Kanoman, serta unsur guru, dosen, direktur, dan rektor di lingkungan Perguruan Muhammadiyah Cirebon.

Dalam ceramah umumnya, Prof. Dr. Amien Rais menyampaikan ideologi kepemimpinan yang berbasis Al Quran. Menurutnya, mayoritas muslim Indonesia seharusnya menerapkan ajaran agama sesuai dengan ketentuan Allah SWT. Walau begitu, ia juga menyoroti banyak pemimpin yang diam-diam menjual ayat Al Quran dengan harga murah. Hal itu terjadi karena mereka tidak memahami Al Qur`an.

“Bahkan jika dijual dengan harga paling mahal pun tetap tidak boleh, karena sesungguhnya dunia itu lebih murah,” tegasnya.

Berkaitan dengan Muhammadiyah, Amien Rais memberikan pandangan, bahwa eksistensi  Muhammadiyah akan tetap ada sepanjang masih memberi manfaat kepada masyarakat sekitarnya. Tentu saja hal itu harus dibuktikan dengan pelaksanaan ajaran agama Islam secara kaffah, sehingga ummat Islam tidak akan seperti buih (al wahn).

Sekilas Amien Rais mereview suasana atau kondisi keagamaan pada masa Orde Baru. Saat itu, jika bicara menyuarakan pendapat atau apapun, maka tidak jarang harus berhadapan dengan tindakan represif penguasa.

“Akan tetapi ironisnya, pasca reformasi justru Indonesia menjadi negara tujuan kunjungan destinasi wisata seks dan penyebaran narkoba,” katanya.

Kendati sempat diguyur hujan deras, acara Pelantikan dan Rapat Kerja tetap berlangsung lancar dan khidmat. Pelantikan 11 Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) dilakukan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat. Mereka yang dilantik adalah Digyono, Arofah Firdaus, Muchlis, Moh. Umar, Sunardi Suwela, Ali Mafhfudz, Adang  Sudarman,  Agus Alwafier, Achmad Nurjannah, Sunarya dan Joko Sulistyohadi.

H Digyono Ketua PDM Kota Cirebon, menyampaikan bahwa amanah sebagai Ketua PDM sangatlah berat, namun sebagai khidmat untuk dakwah Islam dalam pergerakan Muhammadiyah serta dukungan semua pihak dirinya optimis Muhammadiyah akan lebih baik. “Dengan mengucap Innalillahi wa inna ilaihi rojiuun saya akan menjalankan amanah ini sebaik-baiknya,” ujarnya. (AF)


Tags:
facebook twitter delicious digg print pdf doc Kategori:



Arsip Berita

Berita

Agenda

Pengumuman

Link Website